Selasa, 10 Juli 2012

Antara Freemason, Illuminati & KG

by TM2K

Freemason dan illuminati Itu sendiri sebagai organisasi atau sebagai gerakan tidak pernah terbukti atau diakui keberadaannya. Tetapi berangkat dari postulat bahwa tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Semuanya bergerak atau jadi atau timbul dari hukum sebab akibat. Konsipirasi global (KG) sering di-sebut2 terkait erat dengan OTB atau GTB freemason atau illuminati. Padahal harus dilihat bahwa KG dan FM atau Illuminati bisa saja merupakan 2 hal yang berbeda. KG adalah konteks kekinian. FM atau Illuminati terkait isu atau fenomena yang telah berusia ratusan tahun yang di-kait2kan dengan sekelompok orang tertentu atau agama/ sekte. Dalam hal tertentu, sering dipahami bahwa KG tekait dengan FM atau illuminati. Bisa saja KG itu dikendalikan oleh kelompok ini. Meski begitu, mayoritas peneliti atau pengamat percaya bahwa KG lebih bersifat taktis, ekonomis dan politis ketimbang IL atau FM yang idelogis. 

Namun, tujuan akhirnya tetap sama yaitu : hegemoni atau dominasi kekuasaan sekelompok orang/bangsa terhadap orang atau bangsa lainnya. Modus atau cara kerja KG tentu lebih mudah dibaca, dilihat dan dirasakan daripada OTB/GTB seperti IL atau FM tadi. Jadi daripada bahas FM atau IL yang terlalu jauh, lebih baik kita bahas konspirasi global yang nyata2 ada dan jadi ancaman terbesar pada bangsa ini. KG itu hanyalah sebutan bagi operasi penaklukan atau "perang" yang dilakukan oleh sebuah atau sejumlah negara terhadap negara lain. KG mengantikan perang konvesional sebagaimana yang kita kenal. KG adalah strategi atau bentuk perang yang tidak menggunakan pasukan militer. KG itu adalah penaklukan/ penguasaan suatu negara yang kemenangannya dalam wujud "pengendalian" oleh pemenang perang atas negara lain. Contoh sederhananya : penandatangan LoI IMF dan RI itu sudah dapat dikatakan sebagai kemenangan KG terhadap RI. Kita tunduk dan jadi budak IMF. 

Tujuan KG hampir sama dengan penjajahan atau kolonialisme tapi tanpa kehadiran penjajah secara fisik hadir di negara yang ditaklukannya. Tujuan KG ini : pasar, sumber daya alam, ekploitasi SDM, moneter/financial dan pengaruh politik global, Cara pencapaian tujan KG ini adalah dengan memperlemah semua sendi2 kehidupan negara/bangsa yang dijadikan targetnya. Modus yang paling umum adalah melalui keterpengaruhan budaya, narkoba, demoralisasi, depatriotisme, ketergantungan dst dst. KG ini masuk secara halus, tidak disadari, mengunakan tangan2 orang lain, utamanya melalui elemen2 bangsa itu sendiri. Elemen2 masyarakt negara yang jadi sasaran KG tidak sadar dia telah menjadi alat atau boneka KG. Mis : pejabat2 tinggi, partai, ormas, pers. KG bahkan dapat memperalat pimpinan negara, presiden, DPR, lembaga2 keuangan/politik, universitas, LSM dst. Bahkan saya sendiri menilai ormas seperti FPI secara tidak sadar telah menjadi boneka dan menjalankan tujuan KG di Indonesia. Selain FPI tentu saja, pemerintahan kita saat ini, sebagian media, LSM, Partai2, DPR dst telah diinfiltrasi oleh agenda2 KG.

Mau bukti? Lihat saja sekarang ini. Presiden dan calon presiden kita merasa multak/harus dapatkan dukungan AS agar bisa menjadi Presiden RI. SBY sudah disiapkan oleh USA untuk jadi presiden RI. Mereka "bantu" maksimal agar SBY bisa jadi presiden RI karena dinilai akan jalankan agenda AS. Pada awal 2004 sebelum pilpres, kongres AS mengundang Permias (persatuan mahasiswa RI di AS). kongres bertanya siapa presiden RI yad?. Pada saat itu, pimpinan Permias menjawab : Wiranto. Kongres AS bertanya sampai 3 kali dan dijawab tetap : Wiranto. Kongres AS tegaskan menolak. Lalu secara diplomatis kongres AS bertanya : "bagaimana jika SBY? Apakah mungkin?" Permias kaget. SBY belum populer. Tidak diperhitungkan. Hanya sebulan sejak pertemuan itu, tiba2 nama SBY melejit. Terus menerus jadi berita. Ga sampai 5 bulan, SBY menjadi sangat populer. Nah, kita sudah lihat sendiri bagaimana SBY "kebetulan" terpilih jadi Presiden RI dalam pilpres. 

Lalu contoh lain : kita lihat bagaimana RI menjalankan kebijakan ekonomi pro pasar, pro modal, pro investasi asing dst dst..dengan cara yang salah. Maka lahirlah sedikitnya 14 UU yang memberikan kelonggaran luar biasa kepada asing untuk mencaplok SDA dan pilar2 ekonomi kita. Kita lihat juga bagaimana Koperasi yang menjadi nafas dan pilar utama ekonomi sesuai UUD 45 ga bisa tumbuh. Dibonsai. Kerdil. Lalu kita lihat juga bagaimana moralitas bangsa kita merosot. Hedonisme, materialisme, pragmatisme dsj menjadi tujuan dan kebahagian utama. Banyak agenda2 KG yang masuk melalui jargon2 globalisasi, kebebasan, emansipasi, kesetaraan, HAM bahkan demokrasi. Tapi prasyarat2nya diabaikan. Semua jargon2 tadi punya nilai2 dasar yang bagus sepanjang syarat utama terpenuhi : telah terwujudnya indentitas bangsa, kecerdasan dan hukum. Syarat2 tadi tidak dipersiapkan terlebih dahulu. Kita lompati, akibatnya: kehancuran. 

RI hanya jadi pasar, pemasok bahan baku, ATM, konsumerisme. RI tidak punya kedaulatan apa pun lagi. Tidak punya asset apapun lagi. Semua dikendalikan oleh KG. Pihak2 yang sadar dan melawan akan dihabisi. KG menghabisi pihak2 yang sadar dan melawan itu dengan musuh2 sebangsa yang secara sadar atau tidak, telah jadi antek KG. Contoh, dibidang energy, RI tidak akan pernah bisa memulai apalagi menyelesaikan pembangunan PLTNuklir. LSM2 akan ribut & opini dibentuk. Seolah2 PLTN itu sangat berbahaya. Padahal semua negara maju menggunakan PLTN sebagai sumber utama energy bangsanya. Contoh, dibidang keuangan : RI tidak akan pernah bisa punya perbankan, multifinance, asuransi atau Koperasi kelas dunia. Permodalan dan persyaratan untuk bisa punya atau menuju perbankan, multifince, asuransi dan koperasi ini dipersulit. Megap2, dicaplok. Itu sebabnya mayoritas perbankan, multifinance, asuransi yang besar di RI adalah milik asing. 

Lokal hanya 1-2 saja. Contoh, di bidan Budaya : film2 holywood menyerbu, dibioskop, dirumah. Budaya2 barat populer jor2an disodorkan ke wajah rakyat setiap hari. Dibidang ideologi : pancasila dimatikan. Ditumbuh suburkan sikap antitoleransi : FPI, ahmadiyah, suku, agama, antar golongan, diadudomba. Dibidang pertahanan : Hanya di darat kita masih bisa melihat adanya "kedaulatan" RI. Di Laut dan diudara, RI tidak punya kedaulatan. Laut kita setiap saat mengalami trespassing dan illegal fishing. Wilayah udara kita setiap saat "dilewati dan ditongrongi" pesawat ilegal. Yang luar biasa bodohnya kita adalah bahwa sampai sekarang RI selalu "gagal" menginventarisir dan menghitung jumlah total kekayaan alam/SDA. RI tidak tahu berapa persisnya jumlah nilai SDA kita, terdiri dari apa saja, berapa lama habis terpakai dst. Ini membuat kita "buta". RI tidak tahu mau bagaimana dan menghadapi apa dalam 25,50,100 tahun ke depan. Ga ada arah. Ga ada informasi yg akurat. Ibarat org buta dan tolol, akhirnya kita manut aja mau dibawa kemana. Persis kaya KEBO yg dicucuk hidungnya. Maka, akibat kebodohan pemimpin kita menghadapi KG ini, saya pesimis RI ini masih ada 10-20 thn mendatang. Mungkin lebih cepat kehancurannya. 

Cukup sekian saja dulu kultwit pemanasan tentang KG ini. Menjabarkan point2nya saja via kultwit saya prediksi akan makan waktu 1 minggu penuh.

Sekilas tentang Singapore

by TM2K

Singapore adalah negara pulau kota yang sangat kecil. Hanya 713 km2 luasnya dan berpenduduk 5.1 juta orang, “only the little dot in asean”. Tapi ekspor Singapore thn 2011 sudah hampir US$ 400 milyar/ thn atau hampir 2 kali lipat ekspor RI yg US$ 203 Milyar thn 2011 yl. Singapore adalah negara yang TIDAK punya kekayaan alam. NOL! Tapi bisa ekspor 2 kali lipat RI. Hebat kan?. Di kota Singapore yang supermini itu ada 6000 perusahan AS dan Eropa, 3000 perusahan china, 1500 perusahaan India dst. Membuat perusahaan di Spore gampang banget. 2 jam selesai. 

Tidak seperti di Indonesia yang berbulan-bulan tak jelas, apalagi status PMA. Kekuatan Singapore terletak pada sumber daya manusianya yang unggul dan kepastian hukumnya yang hebat. Bisnis sangat kondusif disini. Singapore adalah pusat keuangan asia. Pusat industri manufaktur termasuk minyak, kimia, logam dst..semua bahan baku diimpor. Bahkan air tawarpun Singapore impor dari Malaysia, sayur mayur sebagian besar dari Indonesia, kebutuhan pokok lainnya dari Malaysia. Jumlah turis ke Singapore sekitar 13.5 juta, 2 kali lipat turis yang ke Indonesia. Padahal tak ada yang bisa dilihat di spore kecuali shopping. Spore yang habis dikelilingi sekitar 6-7 jam itu tidak menarik sama sekali. Tapi turis datang kesana untuk shopping, berjudi & deal bisnis. Sebagai kota keuangan dan perdagangan, Spore tahu prioritas utama mereka adalah SDM yang unggul dan kepastian hukum. Semua taat hukum. Ancaman terbesar Spore : Malaysia dan Indonesia. 

Malaysia tidak begitu ditakuti karena ada hubungan historis. Sebelumnya Spore bagian Malaysia. Indonesia dinilai sebagai ancaman nasional Spore terkait dua hal : militer dan ekonomi. Untuk menghadapinya, Spore harus bisa memperlemah RI. Jaman Soekarno, RI jadi mimpi buruk Spore. Jaman Suharto, Spore aman karena Suharto adalah mentor Lee Kwan Yew. Suharto Toako, Abang. Ketika Suharto jatuh dan Habibie naik, Lee Kwan Yew panik. Ditemui Habibie. Mau bangun komitmen. Habibie menolak. RI pasti dirugikan. Apalagi Habibie punya mimpi Sabang, Batam dan Bintan akan kalahkan Spore. Dimata Habibie, spore ga ada apa2nya. Mudah dikalahkan. Habibie juga geram dan marah pada Spore yang selama ini dinilainya "menghancurkan RI" secara halus dan sistematis. Lee Kwan Yew meradang. Lee Kwan Yew dipastikan punya andil dalam kejatuhan Habibie melalui penolakan laporan pertanggungjawaban MPR. Setidaknya LKY bantu uang dan opini. LKY senang dengan SBY karena agenda SBY adalah agenda barat yang jadi sekutu utama Spore. SBY adalah "adik kandung" LKW. Spore aman. Sebab itu Spore berkepentingan SBY langgeng. Dan siapapun penggantinya harus dipastikan menguntungkan Spore. 

Ical pun menghadap kesana. Sekarang Ical dan Lee Hsien Loong sibuk bangun komitment. Salah satunya adalah SDA dan ekstradisi. Ical minta dukungan Singapore. Sistem ekonomi kita salah kaprah membuat RI mudah disetir Singapore. Teman saya yang bankir Spore pernah bilang, untuk goyang RI mudah banget. Spore cukup mainkan US$ 500 juta - US$ 2 milyar di pasar uang/modal, bursa RI jungkir balik. Spore bisa "goreng2" saham atau rupiah. Untuk kepentingan politik dan "insurance", Singapore memiliki cadangan rupiah triliunan yang setiap saat bisa dijadikan senjata "goyang" RI. RI yang menuhankan sektor monoter (bukan sektor riel) dan sangat tergantung pada indeks / kurs jadi kelemahan besar bagi ketahanan nasional. Cadangan devisa kita memang sudah tembus US$ 100 milyar. Tapi itu hanya cukup biaya 3 1/2 bulan impor. Rentan digoyang oleh power Singapore. ketergantungan RI terhadap barang konsumsi ex Spore termasuk BBM, bikin RI seperti TV raksasa tapi Spore sebagai remote controlnya. 

Spore memang tidak secara langsung "menghancurkan" ketahanan ekonomi RI ( moneter, pangan, energy dll) tapi melalui lembaga2 keuangan Int'l. Agenda2 jahat Spore "dititipkan" melalui tangan2 ADB, WB, IMF, USA,dst..LOI2 yang di ttd RI dengan IMF tak lepas dari kepentingan Singapore. Kebijakan2 pemerintah RI seperti kelonggaran ekspor bahan baku, pajak yang rendah atas CPO, batubara, dst..adalah agenda Spore. Penolakan keras lokalisir judi di RI juga peran Singapore. Uang besar & lobi2 Spore akan masuk ke RI jika RI mau setujui lokalilasi judi. Pariwisata dan judi terkait erat. Keduanya punya kontribusi 7% terhadap GDP Singapore dan akan jadi 15% pada 2020 yad. RI ancaman serius. WNI keturunan Tionghoa, konglomerat2 termasuk yang pribumi bahkan pejabat2 tinggi kita banyak hobi judi. Sudah budaya. Mereka juga klien kasino Spore. Spore dengan cara yang canggih akan pertahankan kerapuhan ekonomi RI. Jika ekonomi lemah, militer pasti lemah. Ga ada uang modernisasi. 

Spore juga diyakini sebagai "donatur" teroris2 di RI, Malaysia, Pilipina. Melalui strategi intelejen deception, uang itu mengalir ke teroris. Kontak saya, WN spore pernah menyebutkan bahwa mereka tahu ada pelatihan teroris di johor bahru, aceh, solo, poso, mindanao dst.. Teroris2 Islam garis keras itu "diperhatikan, diamati dan dibina" oleh intelejen Spore. Suatu saat bisa dimanfaatkan untuk kepentingan mereka. Tujuan mereka ( Spore) hanya 1 : timbulkan instabilitas RI jika diperlukan. Ini bagian dari pelemahan ekonomi RI. Sebab itu tidak heran, dalam jaringan terorisme Indonesia selalu ada keterlibatan "teroris" warga negara Spore. Data2nya kita miliki. Sekarang RI belum jadi ancaman Spore. Tapi jika RI mau kembangkan Batam, Bitung, Bintan, Sabang...Spore akan bereaksi. Mereka hantam RI. Demikian juga jika RI mau stop ekspor bahan baku : CPO, karet, batubara, mineral dst..atau mau naikan pajak ekspornya secara ekstrim. 

Apalagi jika RI mau bubarkan petral, bangun kilang minyak dan produk turunannya, bangun storage dst .. Spore akan bereaksi hantam RI. Singkatnya, Spore akan gunakan segala cara agar negaranya bertahan jadi hub, trader dan broker ekonomi dunia. Arah pembangunan dan kebijakan RI TIDAK BOLEH membahayakan kepentingan nasional Spore. RI harus terus jadi penyangga ekonomi Spore. Spore jadi surga para koruptor RI yang buron atau yang simpan uang disana. Baik legal atau tak legal. Langsung atau via transfer pricing. Selain kekayaan para koruptor, buronan, konglomerat RI yang rata2 US$ 8 milyar masuk ke Spore per tahun, posisi ini juga untungkan Spore. Para koruptor buronan RI, meski sudah buron tapi tetap menjalankan bisnisnya di RI via kaki tangannya. Mereka diback up penuh oleh Spore. Bahkan banyak uang haram hasil korupsi di Indonesia yang di simpan di Spore kemudian balik lagi ke RI an. investor asing alias PMA. Agar tidak menyolok dan menimbulkan kecurigaan, PMA itu bisa saja berbaju USA, Eropa, China dll, padahal itu dari Spore. 

Intinya, Spore itu punya kebijakan khusus terhadap RI demi menjaga kepentingan nasionalnya. Negara yang lebih kecil dibandingkan Jakarta. Apakah kebijakan RI stop pasir atau tanah ke Spore itu tepat? Bisa halangi perluasan daratan Spore? MIMPI !! Spore dengan sangat mudah beli pasir/tanah melalui Malaysia, Thailand bahkan Australia. Pelarangan itu ga ada efek, malah rugikan devisa. Hasil tambang kita seperti nikel, bauksit, batubara dst..bahkan BBM yang bersubsidi pun banyak ditampung oleh Spore. Mereka cukongnya. Maka tak heran kenapa Spore bisa jadi pengekspor timah karena bauksitnya curian mereka tampung dan modali para pencurinya. Dan hebatnya lagi, Spore seperti tahu kebutuhan koruptor RI. Mereka cetak sin $ nominal 1000 & 10.000. Agar mudah suap menyuap di RI. Padahal pecahan $ 1000 atau $ 10.000 itu langka dan jarang banget digunakan sebagai alat pembayaran di Spore. Di RI banyak banget tersedia. Itulah potret negera Spore yang maju & jadi negara termakmur ke 4 di dunia. Pemimpinnya amanah, keras dan cerdas. Tidak seperti pemimpin RI. 

Bapak Singapore tahu persis, negara hanya bisa maju jika tercipta budaya hukum di-tengah2 rakyatnya. Budaya hukum timbul dari patuh hukum. Patuh hukum tercipta karena rakyatnya takut melanggar hukum. Takut langgar hukum karena sanksi hukumnya sangat keras, tegas dan adil. Dulu Spore adalah pulau kecil yang kumuh, jorok, sarang mafia, penjahat dan kriminal. Semua ditertibkan LKY dengan penegakan hukum yang keras. Setiap pelanggar hukum diganjar se-berat2nya. Banyak yang dihukum mati. Disiarkan di media2 secara berulang2, terus menerus. Rakyat takut. Rakyat Spore menyaksikan setiap saat bagaimana penjahat dihukum. Mereka tahu akibatnya jika mereka melanggar hukum. Budaya hukum terbentuk. Itulah negara Singapore yang ibarat sebuah titik lalat di tubuh kita. Malaysia, Korea, Taiwan dll...semua maju karena sukses penegakan hukum. Sementara di Indonesia, hukumnya hancur, korup. Aparat hukumnya apalagi..sangat korup. Presidennya? Masya Allah.. bikin mual. 

Sekian dulu kultwit tentang Spore...semoga bermanfaat..terima kasih

Minggu, 08 Juli 2012

Profil CAGUB DKI 2012

kultwit by TM2000

Eeng ing eeng...saya akan kultwitkan sekilas tentang profil2 cagub DKI yang akan dipilih warga jakarta pada pilgub tgl 11 Juli 2012 yad. Kita mulai dari Fauzi "Foke" Bowo yang berduet dengan Nachrowi. Menilai sosok Foke sangat mudah. Kita sudah saksikan kiprahnya 5 thn terakhir ini. Selama memimpin Jakarta 5 tahun, Foke TIDAK menunjukan kinerja yang mengesankan. APBD DKI yang 30-40 triliun per tahun "terbuang percuma". Dengan APBD DKI total lebih 160 triliun, warga DKI tidak mendapatkan manfaat apapun selama dipimpin Foke. DKI seolah2 tak punya gubernur. Tahun 2007 Foke umbar banyak janji pada warga DKI. Foke klaim dirinya sebagai Sang Ahli. "Serahkan Jakarta Pada Ahlinya" itu slogan kampanye Foke.

Setelah terpilih jadi Gubernur DKI, Foke lupa diri, tak pernah urus kepentingan warga DKI. Foke baru "mulai kerja" 1 thn terakhir ini saja. Selama 4 thn berkuasa, Foke sibuk perkaya diri, buat kerajaan & pesta pora uang rakyat di pemprov DKI. Kegagalan Foke sudah jadi rahasia umum. Sekitar 8 bulan yang lalu' hampir semua tokoh termasuk SBY menilai Foke sebagai Gubernur GAGAL. "Foke itu gubernur pepesan kosong" kata SBY. Namun, tiba2 semua berobah. Banyak tokoh yang semula anti foke berbalik "mendukung" Foke yang sudah dinilai gagal itu. Apa penyebabnya? SUAP?

Uang Foke memang luar biasa. Disebut2 dana kampanye Foke capai 4 triliun. Wajar saja. Sumbernya bisa bermacam2 : korupsi, setoran dll. Jakarta yang kumuh, macet, zalim pada warganya sendiri, tak punya taman kota, trotoar, lahan parkir, sarana olah raga & kreasi, banjir dst. Belum lagi perizinan mal, plaza, dll yang jor2an, pemasangan reklame luar ruang yg semrawut hanya demi uang suap ratusan milyar per tahun. Foke sangat tidak layak untuk dipilih kembali jadi Gub DKI. KPK juga saat ini sedang usut korupsi triliunan Foke yang dilaporkan wagubnya sendiri.

Untuk apa kita pilih Foke yang sudah dinilai sebagai Gubernur Gagal? Untuk apa kita pilih Gub yang kemudian jadi tersangka korupsi? Sungguh sia-sia! Belum lagi karakter Foke yang sudah jadi rahasia umum: arogan, pemarah, otoriter, nepotisme, korup & ga stabil jiwanya (penelitian unhas). Sebab itu : Lupakan Foke, dukung dia jadi MANTAN Gub DKI & desak KPK usut korupsi2nya yang luar biasa itu. Kita fokus ke Cagub yang lain.

Kita bahas Alex Nurdin. Dia sekarang Gub Sumsel yang tiba2 nyelonong nafsu mau jadi Gub Jakarta. Apa motifnya? Hindari jeratan hukum KPK? Mengenai dugaan korupsi Alex Nurdin sudah pernah saya bahas dan sudah dirangkum chipstory. Sedikitnya dia ada 6 kasus yang merugikan negara. Dugaan Korupsi Alex Nurdin itu terjadi saat dia jabat Bupati Muba dan Gub Sumsel. Ditaksir kerugian negara sedikitnya 110 Milyar.

Motivasi Alex jadi Gub Jakarta sangat erat kaitannya untuk menghindari proses hukum KPK. Kita ketahui bahwa KPK akan tunda pengusutannya. Alex didukung Golkar jadi Cagub DKI karena dia akan biayai sendiri pilgubnya. Juga disebut2 keluarga Cendana dukung dia, bantu dana kampanye. Sebagai Bupati Muba, Alex tidaklah berprestasi bagus. Dana APBD Muba yang 1.7 triliun per tahun hanya jadi bancakan korupsi Alex Nurdin. Posisi Alex sebagai Bupati Muba dulu bisa aman karena KPK belum masuk usut kasusnya dan penegak hukum yang lain bungkam karena terima suap besar. Sebagai Gubernur Sumsel, jelas Alex lari dari tanggung jawab. Dia baru 2 thn jadi Gubernur dan masih banyak UTANG janji pada warga Sumsel.
Bagaimana mungkin Alex yang dulu beri janji2 manis, bersumpah atas nama Allah, bisa lari dari tanggung jawabnya pada warga sumsel dan Tuhannya sendiri? Jika rakyat Sumsel dan Tuhan saja sudah dikibuli oleh Alex Nurdin, apakah rakyat Jakarta masih mau percaya? Belum lagi kasus mesumnya hehe he

 Sudah banyak diketahui publik bahwa Alex Nurdin punya kasus selingkuh dengan Sisca, istri Awi, teman Alex sendiri. Itu dosa tak terampuni. Allah berfirman di Al-Quran, jika wanita bersuami berzina dengan laki2 lain apalagi yang sudah beristri, hukumnya adalah: dirajam sampai mati!

Seperti halnya Foke, kita dukung Alex Nurdin kembali ke Sumsel. Biar dia penuhi dulu janji2 dan sumpahnya kepada warga Sumsel. Warga Sumsel mengecam keras tindakan Alex Nurdin yang mau cari selamat dari jeratan hukum KPK dengan mencalonkan diri jadi Gub DKI. Warga Kabupaten Muba saja, kapok dengan Alex Nurdin. Itu sebabnya, ketika anak Alex Nurdin, Dodi Reza ikut pilkada Muba, kalah telak!

Makanya warga DKI harus cerdas, jangan pilih Alex, suruh pulang kampung ke Sumsel sana. Desak KPK usut kasus2 korupsinya yang berjibun. Sebagai Gub Sumsel, Alex Nurdin masih punya tanggung jawab besar 2 thn lagi. Janji2nya pada warga Sumsel harus dia penuhi. Jangan tipu warga DKI.

Nah, Foke dan Alex sudah jelas TIDAK penuhi syarat integritas dan moral untuk dipilih sebagai Gub Jakarta. Sekarang kita bahas Hendarji Supandji.

Hendarji Supandji adalah mantan Danpuspom TNI AD. Pangkat terakhirnya Mayjen. Sekarang dia jadi dirut PKKK Kemayoran yang kuasai 470 ha lahan. Hendarji adalah sosok yang sebenarnya tepat untuk pimpin Jakarta : cerdas, tegas, keras, disiplin. Dia juga dekat dengan keluarga Cikeas. Kedekatan Hendarji dengan keluarga Ciekas khususnya keluarga Sarwo Edhi Wibowo sudah berlangsung lama, terutama dengan ayahnya: Dr. Supandji.

Dr. Supandji selain dokter keluarga Sarwo Edhi juga dokter di Akmil Magelang. Kedekatan ini juga disebut2 karena satu aliran kepercayaan. Dr. Supandji adalah tokoh aliran kepercayaan Pangestu dimana keluarga Sarwo Edhi juga merupakan penganut setianya. Anak2 Dr. Supandji semuanya sukses. Hendarman mantan Jaksa Agung yang sekarang jadi Kepala BPN, adiknya jadi Gub Lemhanas, setara Menteri. Namun sayangnya, Hendarji meski didukung dana Hartati Mudaya Poo dan Osman Sapta Odang akan sulit bekerja efektif jika menang pilgub DKI.

Hhendarji yang cagub Independen itu akan sulit bekerja maksimal karena ketiadaan dukungan partai. Akan babak belur dan tersandera DPRD. Sistem politik kita memberikan wewenang yang luar biasa besar pada DPR/DPRD yang notabene adalah kader2 partai. Meski Hendarji adalah sosok ideal untuk pimpin Jakarta, dia ga akan bisa berkutik jika tidak didukung penuh partai2 dan DPRD. Gub Independen ujung2nya harus buat "deal2" dengan DPRD, diperas, dagang sapi, dipermainkan bak boneka india. Sulit untuk jalankan program2.

Dukungan partai dan DPRD nantinya memang bisa saja "dibeli" oleh Hendardji jika dia terpilih sebagai Gub DKI. Tapi harganya pasti sangat mahal. Jadi, Warga DKI harus cerdas dan realistis. Hendardji memang bagus. Tapi ga akan bisa maksimal kinerjanya. Suara rakyat akan percuma. Apalagi jika suara rakyat ke Hendarji itu akan turut pengaruhi perpecahan suara anti Foke yang bisa mengantarkan Foke jadi Gubernur lagi. Jadi, kita apresiasi usaha Hendarji untuk jadi Gub Jakarta, namun secara bijak, kita dukung dia untuk terus jadi Dirut PK3 Kemayoran saja.

Demikian juga dengan Faisal Basri. Siapa yang ga kenal beliau yang cerdas, santun, rendah hati, jujur dan berintegritas. Bahkan secara pribadi saya kagum sama beliau. Ikut juga bantu kumpulkan KTP untuk pencalonan Faisal Basri. Namun, dia cagub Independen. Jika terpilih nasibnya akan sama dengan Hendarji. Jadi bulan2an DPRD dan partai2. Disandera, diperas, dibuat tak berkutik. Itulah realitasnya.

Maka, sekarang ini hanya ada 2 cagub yang layak kita cermati untuk kita pilih pada 11 Juli yad : Hidayat Nur Wahid dan Jokowi. Mari kita bahas

Jokowi adalah walikota yang sukses, dicintai rakyatnya, cerdas, supel, egaliter, merakyat dan masuk kategori walikota terbaik sedunia. Jokowi terpilih kembali jadi Walikota Solo untuk periode kedua dengan perolehan suara luar biasa, diatas 90%. Bukti bahwa rakyat solo cinta dia. Berduet dengan Basuki alias Ahok, membuat pasangan ini jadi pasangan serasi. AHok juga mantan Bupati yang berhasil, sekarang anggota DPR RI. Kehebatan Jokowi ini adalah dia punya kekuatan luar biasa dan ketegasan dibalik perilakunya yang santun dan lembut. Kayak pendekar Tai Chi.

Penampilannya yang sederhana dan dedikasinya yang total sebagai Pemimpin, adalah figur yang bisa diteladani. Ahok juga demikian. Wakili kaum muda. Jokowi juga dinilai peduli dengan karya anak bangsa. Dia terus kampanyekan Mobil Esemka meski dapat cemoohan banyak pihak. Meski dituding hanya untuk pencitraan dan akhirnya proyek Esemka itu gagal (sementara), langkah Jokowi itu patut diapresiasi publik. Sikap Jokowi yang pro ekonomi rakyat juga luar biasa. Dia tolak izin mal, plaza, super market di Solo demi majunya usaha ekonomi rakyat. Padahal jika Jokowi mau beri izin mal, plaza, dll itu, pengusaha2 pasti mau suap dia 1-3 M hanya untuk izin satu mal/plaza sebagaimana di Jakarta.

"Kelemahan" lain dari Jokowi adalah dia ga punya uang triliunan untuk maju sebagai Cagub DKI. Akibatnya, dia tergantung bantuan uang Prabowo. Selain Prabowo, disebut2 Djan Faridz juga bantu puluhan sampai ratusan milyar untuk kampanye Jokowi. Bagaimana dia bisa menghindar utang budi?

Di luar "kelemahannya" itu, Jokowi dan Ahok adalah Cagub yang sangat layak dipilih untuk jadi Gub DKI. Apalagi PDIP, Gerindra dukung penuh. Saya pribadi yakin, ketegasan Jokowi dan integritasnya yang kuat mampu menahan godaan untuk korupsi triliunan jika jadi Gubernur DKI nanti. Saya juga yakin Jokowi mampu menindak tikus2 raksasa berbaju PNS pemprov DKI dan basmi mafia2 proyek di DKI. Jokowi itu mentalnya kuat.

Lihat saja ketika dia dimaki2 Gub Jateng dan ejek dia sebagai Walikota Bodoh, Jokowi dengan enteng jawab : "saya memang bodoh kok" hehehe

Warga DKI layak menaruh harapan besar pada Jokowi dan Ahok. Kombinasi yang sempurna. Nasionalis, relijius, pembauran.

Lalu bagaimana dengan Hidayat/Didik? Mereka berdua tokoh hebat. Hidayat mantan presiden PKS, ketua MPR. Beliau juga ustad. Akhlaknya terjaga. Jika mau cari pemimpin yang amanah, integritas bagus, santun, alim, istiqomah dst...Hidayat adalah pilihan terbaik.
Jika Hidayat jadi Gubernur Jakarta, rakyat DKI akan aman, tenang dan nyaman. Tak akan diselewengkan 1 rupiah pun uang rakyat /APBD. Hidayat juga orangnya bersahaja. Satu kata dengan perbuatan. Jujur. Saya masih teringat dulu ketika kami berkunjung ke rumahnya. Dulu ketika pilpres 2004, dalam rangka minta dukungan PKS untuk SBY - JK, utusan SBY-JK datang berkunjung ke rumahnya yang jauh dipelosok. Sungguh kaget bukan kepalang, ketika kami sampai pukul 4 pagi di rumahnya yang sangat sederhana itu, kami lihat Hidayat tidur di lantai. Kami bisa tahu karena kami yang duduk di ruang tamu, "curi lihat" kamar tidur Hidayat. Beliau persis amalkan hidup seperti Rasulullah. Padahal Hidayat saat itu adalah Presiden PKS. Partai menengah yang sangat solid dan signifikan pengaruhnya di indonesia. Subhanallah...

Wakilnya, Didik J Rachbini adalah sosok yang cerdas. Professor. Mantan Ketua Komisi VI DPR, pinter dan bersih. Juga pasangan sempurna. Kelemahan Hidayat/Didik adalah mereka belum pernah menjadi kepala daerah atau memimpin pemerintahan. Meski Hidayat pernah jadi ketua MPR. Kita tahu MPR itu bukan lembaga pemerintahan, bukan instansi birokrasi. Fungsi dan tugasnya pun minim. Hidayat pimpin MPR dengan sangat baik. Namun setidaknya publik dapat menilai bahwa Hidayat dan Didik ketika jadi pemimpin sudah terbukti bagus dan amanah. Mereka ustad dan guru/

Nah, sekarang kita sudah punya 2 pasang cagub dan cawagub yang sangat layak dipilih dan dipercaya jadi Gub DKI Jakarta : Hidayat & Jokowi. Terserah hati nurani dan akal sehat, siapa yang akan kita pilih nantinya. Bagi saya, Hidayat dan Jokowi sama2 bagus dan sama2 hebat. Cukup sekian dulu..semoga bermanfaat. Jangan golput, jangan salah pilih. Memilih pemimpin yang tepat itu WAJIB HUKUM nya. Selamat menyoblos!

Dialog Imajinatif dengan Foke

by @triomacan2000

Sebentar lagi pilkada untuk pilih Gub DKI yang baru akan digelar. Warga DKI harus cerdas, cermat dan berpartisipasi aktif pada pilgub itu. Siapa yang terpilih jadi Gub DKI 2012-2017 akan sangat menentukan nasib dan kesejahteraan warga DKI 5 tahun ke depan. DKI Jakarta adalah kota berpenduduk 9 juta jiwa dengan APBD terbesar di Indonesia. Lebih 40T/tahun. Untuk apa saja uang digunakan? Warga DKI mayoritas tidak peduli dengan uang 40T/tahun yang dikelola Gubernurnya. Warga hanya peduli dengan apa yang mereka lihat dan rasakan.

Dengan uang 40T/tahun yang dihabiskan pemprov DKI, warga Jakarta tidak melihat dan merasakan manfaat penggunaan uang tersebut. Warga DKI dan sekitarnya (Bodetabek) malah makin merana akibat kemacetan lalu lintas di mana2, jalanan rusak, trotar hilang diembat Foke. Coba kita perhatikan jalan2 di Jakarta, termasuk jalan2 protokol, TIDAK ADA SATU PUN trotar yang layak yang tersedia untuk warga Jakarta. Jalan Jend Sudirman yang terkenal itu atau Jalan Thamrin, Kebon Sirih, Gatot Subroto dll, jauh dari nyaman. Ber-lobang2, rusak & tak terurus.

Bagaimana dengan kualitas jalanan jalur busway? Ini lebih parah. Tiap hari ditambal sulam kayak kulit sakit koreng.

Kok bisa? Tanya Foke ! Bagaimana dengan Halte? Weleh3x..sebagian besar rusak, ga ada lampu penerangan, jorok, tidak nyaman, porak paranda ! Bagaimana dengan transportasi massal Jakarta? duh ! Jangan tanya deh !! Maluuuuu !! Ga manusiawi, ga beradab, ga layak untuk ditumpangi manusia ! Taman Kota? Innalillahi....

Jakarta adalah kota besar dunia yang taman dan hutan kotanya ga sampai 10% dari luas kota ! Kenapa? Tanya Foke ! Kalau Mal? Plaza? Square dll gimana? Nah ! Itu baru asyiiik...banyak banget di jakarta. Kayak kutu anjing banyaknya. Ngebuuut nambah terus ! Sarana Ibadah gimana? Ampuun deh ! Mal, plaza, gedung2 publik dst ga mau sediakan mushala dan mesjid yang layak. Sono noh sholat di parkiran ! Kalau kebelet pipis gimana? Sorry bos ! Ga ada toilet2 publik yang tersedia. Sono noh masuk mal dan plaza ! mau keren? masuk hotel aja hehe.  Kalau mau sedekah atau zakat gimana? Nah ini baru mudah dan gampang ! Banyak pengemis dan gelandangan dimana2...thank's to foke !! Kalau mau rekreasi gimana? Tunggu dulu !! Stop !! Ente ada uang ga?? Bayar donk !! Emangnya masuk pantai itu gratis??? go to hell Foke !!

Jadi kemana donk warga DKI jika mau liburan? Ke Puncak, Bandung & luar kota donk ! Kan 300.000 ha lahan publik sudah dijual foke ke developer. Trus dimana donk anak2 bermain2??. Maaf..maaf..lapangan bola dan sarana olah raga terbuka sudah Foke jual dan berobah jadi gedung2 hehehe.

Trus, anak2 main bola di jalanan donk?
"Ya monggo...emang gue fikirin" kata foke sambil nyengir2 kuda hehehe.
Trus gimana donk nasib kami warga Jakarta ini ??
"Ya salah sendiri, kok kalian mau pilih saya??? Hehehe" Jawab Foke enteng.
"Lho..bukannya kamu bilang serahkan pada ahlinya?" ...
"hehehe, betul...betul...betul....saya kan ahli ngibulin" hehehe.

Tapi warga DKI sih jauh lebih enak. Bisa beli gorengan, beli makan, beli rokok disembarang tempat. Banyak yang jualan di trotoar2 kok hehehe. Dan jangan salah, macet Jakarta itu kan kata Foke disebabkan jumlah motor yang terlalu banyak. Salah sendiri kok warga jor2an beli motor hehe. Oh ya..kalian warga DKI kan sudah dikasih Foke sarana hiburan PRJ. Harusnya terima kasih donk. Disana bisa beli kerak telor & nonton ondel2. Saking baiknya Foke yang sediakan PRJ utk warga Jakarta, Foke rela deviden hasil PRJ ratusan milyar ga disetor ke kas pemprov. Hebatkan? Hehe. Sebenarnya Foke sudah atasi kemacetan Jakarta dengan sistem 3 in 1 sekalian sediakan joki nya lagi...kurang apa foke?? Kurang apa??

 "Jadi kamu hebat donk Foke?" ...
"ya hebat donk ! Kalau ga hebat ga mungkin Presiden SBY juluki saya Gubernur Pepesan Kosong" hehehe.
"apalagi kehebatanmu Foke?" ...
"oh ada ! Meski diejek SBY, saya Gub Pepesan Kosong, tapi SBY dan Demokrat tetap dukung saya!" ..hebatkan??.
"kok bisa ya kamu foke didukung SBY dan PD?" ...
"hehehe mau tau rahasianya? Mau tahu? Cepek dulu donk!" hehehe.
"jangan2 karena kamu dekat dan ada apa2 dengan Hartati Murdaya ya?" ...
"husss,,,jangan gitu..itu salah satu rahasia saya" Jawab foke lagi hehehe.
"Trus gimana donk Jakarta makin hancur gini?"..,
"eiiits..jangan salahin gue donk ! Presiden, menteri2 dan pejabat2 RI kan tinggal di DKI juga!".
"Trus..kamu brengsek gini kok bisa yakin menang pilgub sih?" ...
"ada kiatnya donk ! Semua khan sudah saya bayar...murah lagi.." hehehe.
“kamu yakin menang ya Foke?”,
“iya donk! KPUD, Bawaslu, PPK, Kadis, Camat, Lurah dll semua sudah gue arahin supaya menangin gue he he he”.
“Jadi uang 40T/tahun itu lu kemanain aja Foke? ...
”ups! ... ssssttt jangan keras2. Ntar semua pada minta gue ...gue udah sebar kemana-mana tuh”.
“tapi hebat ya elu Foke, bisa beli ulama, partai, media dll. Hebat lu! ...
”bukan gue yang hebat, tapi mereka yang murahan he he he”
"trus suara rakyat jakarta gimana donk?"..,
" aaah itu mah gampang...ntar juga banyak yang golput. Pada liburan pas pilgub hehe he ".

Manipulasi Fasos & Fasum oleh Fauzi Bowo

by @triomacan2000

Saya akan kultwitkan sedikit tentang manipulasi fasiltas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang dimanipulasi oleh si Fauzi Bowo Gub DKI. Informasi tentang penggelapan/manipulasi Fasos dan Fasum di DKI sangat penting karena tidak diketahui rakyat kebanyakan padahal kasat mata. Fauzi Bowo berani maju pilgub karena dia merendahkan kecerdasan dan harga diri warga Jakarta yang dikiranya bisa ditipu dan dibeli dgn uang. Fauzi Bowo memang Gubernur yang punya banyak uang. Ya..banyak uang..uang haram dari hasil korupsinya sebagai Gubernur DKI 2007 -2012.

Apa yang tidak dikorupsi oleh Fauzi Bowo? Pajak, izin, APBD, BUMD, dividen PRJ dan yang terbesar: manipulasi fasos dan fasum hak sosial rakyat. Coba saja kita perhatikan di seluruh Jakarta. Adakah trotoar, parkir, sarana umum, ibadah, rekreasi/olahraga, taman terbuka, dst tersedia? Tidak ada fasum dan fasos yang layak untuk warga di Jakarta karena foke kongkalikong dengan developer memanipulasinya jadi property komersil. Suap !. Kita tahu betapa berharganya lahan di Jakarta ini. Daripada disediakan untuk warga lebih baik dimanipulasi Foke & developer jadi property komersil. Lebih 300 ha atau 3 juta m2 lahan yang dimanipulasi foke dan developer menjadi lahan komersial. Seharusnya itu lahan terbuka milik warga DKI. Dari total 300 ha itu pengembang2 hitam DKI keruk 80 triliun hasil sulapan jadi property komersil. Foke terima suap berapa? 5 Triliun? 6 T?

Manipulasi fasos dan fasum ini berlangsung selama Foke jadi Gub DKI. Itu sebabnya warga tak punya trotoar, DAS, taman, sarana OR/Rekrasi dll. Bahkan daerah resapan, situ, rawa2 dan sejenisnya pun dimanipulasi Foke dengan beri izin untuk dimanfaatkan bangun property komersial. Warga DKI TIDAK SADAR manipulasi fasos & fasum oleh Foke dan developer2 bejat ini. Seolah2 hal yang biasa ditengah2 Jakarta yang sumpek & kumuh.

Yang lebih bejatnya lagi Daerah Aliran Sungai / DAS, bantaran kali bahkan bantaran got pun dijual Foke untuk dibangun berbagai property. Coba perhatikan kali2 kecil, got, parit yang ada disekitar anda di DKI. Lihat apa yang menutupinya? Kios2 kecil yang dijual 100-200 juta/unit. Padahal semua itu Fasos dan Fasum milik rakyat. Hak rakyat yang dirampok Foke Fake secara halus dan tidak terdeteksi oleh warga DKI. Bejat !!!. Manipulasi Fasos & Fasum ini sangat abu2 sifatnya. Karena "bukan termasuk kerugian negara". Bukan uang APBD yang diembat, tapi hak2 rakyat DKI. Manipulasi Fasos dan Fasum ini terutama juga kewajiban Developer dan Pemprov yang tidak ditunaikan kepada rakyat. Mereka seperti pencuri!!!.

Pencurian fasum dan fasos oleh Foke dan Developer bejat ini sudah direncanakan matang sejak Foke Fake menjabat sebagai Gubernur DKI 2007 yang lalu. Maksud dan tujuan pencurian fasos dan fasum ini adalah untuk pengumpulan dana pilgub DKI 2012 sekaligus untuk memperkaya diri Foke & kroni2nya. Foke dan developer2 bejat ini tahu persis bahwa kesempatan untuk korupsi APBD meski masih bisa dilakukan tapi punya risiko tinggi & kecil hasilnya. Korupsi yang mudah, gurih dan besar nilainya adalah korupsi melalui suap perizinan (IMB, Reklame, plaza, Mal, dst). suapnya milyaran per izin.

Akibat dari pergeseren modus suap Fauzi Bowo & kroni2nya ini, banyak mal2, hotel2, dan bangunan2 komersil lainnya berdiri langgar RUTR DKI. Prijanto tahu persis kedekatan Fauzi Bowo dengan Cikeas, Elit penguasa, Partai, DPRD dan konglomerat2 hitam yang sangat berkuasa. Foke Arogan !. Semua pegawai pemprov DKI tahu persis bagaimana arogan dan sombongnya Foke sebagai Gubernur. Bahasanya kasar & suka maki2. Pers pun sering kena. Jadi, meskipun Wagub Prijanto dan seluruh pegawai DKI tahu permainan penggelapan fasos dan fasum oleh Foke dan developer, mereka diam saja.

Prijanto sebagai wakil gubernur tahu persis "permainan kotor" Foke ini, tapi ga berani bersuara karena takut copot jabatannya. Dia penakut ! Apalagi Foke sudah naikan gaji PNS DKI gila2an dan tertinggi di Indonesia. guru sarjana gol III A saja dapat gaji 7.8 juta/bulannya. Dan Foke juga tutup mata terhadap korupsi2 anak buahnya. Untuk amankan manipulasi, suap, korupsi Foke dan pemprov DKI, mereka siapkan suap. Suap ini untuk semua lembaga pemeriksa dan juga untuk wartawan. Seorang mantan ketua DPRD DKI sebutkan setahun untuk media saja lebih 40 milyar. Jadi, korupsi2 dan manipulasi Foke ini jarang tercium oleh publik. LSM2 juga disumpal mulutnya. Foke aman korupsi dan manipulasi ria di DKI. Angka 80 Triliun Fasos dan Fasum yang digelapkan Foke dan konco2nya ini hanya itungan kasar dari 300 ha lahan yang harusnya hak publik /warga DKI. Angka 80 triliun itu belum termasuk itung2an final jika developer mesti bangun sarana publik yang mahal seperti mushala, tiolet dll di mal2.

Sebab itu, Foke maju sebagai cagub DKI dengan pede. Sudah ada uang simpanan di developer2 bejat sekitar 5-6 triliun yang tersedia setiap saat. Info dari timses Foke yang saya terima, untuk putaran pertama, Foke sudah siapkan minimal 2-3 Triliun untuk pilgub. 3 triliun lagi untuk putaran ke 2.

Nah, orang munafik, culas & korup seperti Foke ini mau kita pilih sebagai Gub DKI lagi? Cukup sekali dia menipu rakyat jakarta dgn janji2 busuk. Tempat yang layak untuk Foke adalah penjara dan tiang gantungan.

Oh ya ada korupsi Foke yang tampak mata dan ga terbantah !! Izin2 gelap indomaret dan alfa. Data di pemrov 1/20 dari yang ada di DKI. Suap !! Mau tahu bukti nyata trotoar di jual Foke 2-3 milyar? Tuh di depan hotel mulia, badan trotoar jadi pasak beton reklame bilboard.

Sekian dulu...

Taktik Dahlan Iskan menuju RI1?

by @triomacan2000

Dulu banyak teman tuips yang tidak percaya ketika saya twitkan bahwa men BUMN telah ditegur istana karena langgar UU saat tunjuk direksi BUMN. Sekarang di masyarakat beredar fotocopy disposisi teguran dari SBY kepada Dahlan Iskan. Disposisi Presiden itu jadi kartu kuning untuk Dahlan. Disposisi Presiden itu dalam rangka menanggapi memo menseskab Dipo Alam yang berisikan sejumlah pelanggaran yang dilakukan MenBUMN selama ini.

Sesuai dengan kultwit kami sebelumnya, kesalahan fatal pertama Dahlan Iskan adalah ketika mengangkat Megananda Daryono sebagai Dirut PTPN III.

Yang pasti, info tentang kisruh di kementerian BUMN terkait dengan "manuver2" Dahlan Iskan yang dulu pernah kami sampaikan kini terbukti kebenarannya. Disposisi berupa teguran dari SBY kepada Dahlan Iskan jelas : "kecepatan memang bagus, tapi jangan sampai menabrak UU" ..bisa fatal dan pidana. Teguran SBY kepada Dahlan Iskan yang baru menjabat menteri BUMN selama 7 bulan ini sudah 3 kali dan peringatan terakhir. Pak DIS harus introspeksi.

Rumors yang berkembang sekarang malah kontraproduktif. Orang2 sekitar Dahlan Iskan malah infokan DIS sebenarnya mau mundur dari kabinet tapi dicegah. Pengunduran diri Dahlan Iskan itu hanya tunggu waktu yang tepat. Tidak pas dilakukan pada saat sekarang karena pemilu/pilpres masih lama. Kemungkinan besar, tahun depan Dahlan Iskan akan undurkan diri dan running for President. Peluangnya besar untuk menang.

Kenapa Dahlan Iskan berpeluang jadi Presiden? Dia didukung oleh Chairul Tanjung/Antony Salim dan konglomerat2 keturunan tionghoa. Sinergi media Jawapos Grup, Transcorp Grup dan kemungkinan MNC grup (Hary Tanoe itu binaan Antony Salim), akan untungkan Dahlan Iskan.

SBY sadar bahwa dia telah salah pilih ketika angkat DIS jadi menteri BUMN atas dasar rekomendasi Chairul Tanjung. Tapi nasi telah jadi bubur. SBY terjebak situasi dilematis:
1. Sudah katakan tidak akan ada resufle lagi 2. Jika DIS dipecat akan timbulkan simpati publik yang luar biasa. Sedangkan Dahlan Iskan yang posisinya di atas angin, sekarang bebas melakukan manuver2 cerdas untuk naikan popularitas dan simpati publik. Kelihatannya Dahlan Iskan sengaja pancing pemecatan dari SBY dengan manuver2nya yang bikin gerah istana dan capres2 lain hehehe

Nah, dalam penunjukan Direksi2 BUMN, Dahlan Iskan memang kerap langgar peraturan perundang2an. Istana dan DPR gerah. DIS jalan terus..cuek hehe ..... Yang fatal adalah : SBY dan TPA sering dilangkahi oleh Dahlan Iskan. Padahal, untuk BUMN asset di atas 5 triliun harus persetujuan SBY & TPA.

Ada kemungkinan, Dahlan Iskan maju sebagai Capres dan Chariul Tanjung sebagai cawapresnya. PKS sudah siap sebagai partai pengusungnya?,  Chairul Tanjung sendiri sudah mulai melakukan pencitraan menuju 2014. Kemaren kisah suksesnya sudah muncul setengah halaman di Kompas. Konglomerat2 keturunan tionghoa sendiri terpecah 3 faksi : Faksi JK (Sofyan Wanandi cs), Faksi SBY (Tommy Winata cs) dan faksi Dahlan Iskan. Maka, nanti 2014, akan banyak alternatif untuk capres pilihan rakyat : Dahlan, JK, Gita, Hatta, Prabowo, Ical dst...semoga makin banyak lagi. Khusus Ical / Aburizal Bakrie, dia akan dapat tantangan luar biasa hebat dari mayoritas konglomerat Tionghoa yang selama ini membencinya.

Ketika fotocopy disposisi SBY yang berisi teguran kepada Dahlan Iskan beredar, istana kaget. Siapa yg sebarkan?

Demikian juga ketika terjadi kegemparan akibat bocornya rapat rahasia istana bahas tentang Petral dan akun triomacan. Siapa yang bocorkan?

Oh ya, just info : Detik online sudah dibeli Chairul Tanjung. Tujuannya : 1. Cegah berita miring (contoh kasus bank mega) 2. Untuk kampanye. Sebentar lagi Global TV kabarnya akan dibeli Dahlan Iskan dan Dahlan juga buat Detik TV yang formatnya sama dengan TV one/metro > TV berita

Strategi Pemenangan PilPres 2009

by @triomacan2000

Eng iiing eeeeeng...saya coba kultwitkan tentang strategi pemenangan pemilu/pilpres PD/SBY pada 2009 yang spektakuler. Dari 7% menjadi 21%. Saya akan twitkan info terkait strategi SBY yang saya tahu, karena kebetulan saya ada didalamnya meski hanya jadi sekedar "volunteer" belaka. Stategi SBY cs dalam memenangkan pemilu/pilpres 2009 persis meniru konsep pemilu di AS. Memperhatikan semua sektor penunjang keberhasilan. Untuk menerapkan stategi ala Amerika ini, SBY menyiapkan tim khusus untuk pelajari semua konsep pemenangan pemilu partai republik & democrat. SBY juga menggunakan konsultan politik dari AS yang memberikan masukan2 kepada timses SBY agar bisa menang secara mutlak. Tim utama SBY untuk pelajari dan terapkan konsep pemenangan pemilu/pilpres adalah Fox Indonesia yang dipimpin Malarangeng bersaudara. Nama Fox itu sendiri sama dengan nama lembaga konsultan politik terkemuka di AS : Fox. Malarangeng cs totalitas pelajari konsep dari AS itu.

Strategi yang sudah didapat itu lalu dianalisa untuk dapat diterapkan di Indonesia sesuai dengan perilaku pemilih Indonesia. Ada penyesuaian. Disamping fox, SBY juga punya 8 unit timses lainya : tim alpha, beta, charlie, echo, foxtrot, rajawali, sekoci, jaringan nusantara dll. Sekedar untuk tahu, SBY itu sangat klenik mistis. Dia percaya dengan kemukjijatan angka 9. Semua gerak langkah SBY tak terlepas dari angka 9. Bahkan SBY juga di-sebut2 orang dekatnya suka semedi dan tirakat di gua2 tertentu mulai dari : pantai selatan jawa sd gua2 banyuwangi. Timses2 SBY yang berjumlah 9 tadi, didukung lagi oleh ratusan tim2 kecil yang semuanya punya tugas dan tanggung jawab khusus dalam pemilu

Fox misalnya : bertanggjawab terhadap pembangunan citra SBY melalui semua media. SBY harus dicitrakan sebagai sosok yang pintar, baik, santun, bersih, jujur, humanis, jago pidato dan bahasa inggris, gagah, dst..dst..yang harus kelihatan sempurna di mata rakyat di setiap penampilan. Crew TV indonesia pasti sudah tahu bagaimana repotnya jika mau merekam SBY dan keluarganya. Harus sempurna, tidak boleh cacat dan hasilnya baru boleh ditayang setelah diedit berkali2 secara teliti bahkan oleh Bu Ani SBY sendiri. Tidak boleh ada tampak sedikitpun kesalahan. Hasilnya? SBY selalu muncul di TV dengan "sangat sempurna". Sosok pemimpin yang layak dan harus dipilih oleh rakyat Indonesia. Setelah rekayasa citra SBY sukses ditampilkan, tim SBY menyusun isu2 apa yang akan diangkat SBY selama kampanye dan penampilannya.

Ada tim yang memasok usulan isu2 strategis yang dinilai bakal memikat hati rakyat pemilih. Isu2 itu dikemas dalam naskah pidato oleh Andi & Dino. Tapi SBY selalu ikut campur dalam penyusunan naskah pidatonya. Tak ada yang terlepas meski hanya satu kata pun dari SBY. Harus sempurna. Setelah menyusun isu2 untuk diri SBY, tim juga menyiapkan isu2 yang akan digunakan untuk menyerang lawan2 politik atau capres2 yang lain. Singkatnya : Fox Indonesia harus poles habis SBY menjadi sosok pemimpin yang sempurna bak titisan dewa. Rakyat terpukau. Terpesona. Tim yang lain ada yang bertugas untuk pengumpulan dana atau logistik pemilu/ pilpres SBY. Setahu saya dana yang dikumpulkan adalah 9 triliun. Tim logistik ini dipimpin seorg mayor jenderal..saya lupa namanya. Pengumpulan dana dilakukan secara masif dari seluruh sumber yang ada. Sumber2 dana diperoleh dari berbagai pihak : setoran pejabat tinggi, BUMN, konglomerat2, century juga katanya, bantuan asing juga di-sebut2. Pada saat itu ada kabar bahwa ada ratusan juta dollar masuk dari luar negeri melalui pelabuhan Teluk Bayur Padang. Benar atau tidak, saya ga tau

Dari konglomerat2 utamanya nonpri, sumbangan triliunan juga diperoleh. Dikoordinasi oleh Hartati Murdaya Poo dan Arthalita Suryani/Ayin. Di setiap daerah juga dilakukan fund raising dari konglomerat2. Di jawa timur misalnya, dikordinir oleh Alim Markus dan Dahlan Iskan. Konglomerat2 itu mau menyumbang timses SBY tentu saja tidak mau rugi. Ada kompensasinya. Utamanya konsesi bisnis dan perlindungan hukum. Sebagian besar konglomerat2 yang menyumbang malah diduga adalah konglomerat2 pengemplang pajak negara. Itu sebabnya SBY/PD sangat takut pada rencana pembentukan pansus mafia pajak oleh DPR tahun lalu. Bisa terbongkar semua nama2 konglomerat yang ngemplang pajak, sumbang SBY.

Jika pansus mafia pajak jadi terbentuk dan berhasil bongkar konglomerat2 pengemplang pajak dan jadi donatur timses SBY, SBY bisa jatuh. Sayang sekali pansus itu gagal terbentuk karena kalah suara. Gerindra dan Prabowo tiba2 nyebrang ke kubu SBY. Inalillahi ....SBY aman

Tim lain seperti jaringan nusantara yang dikomandoi Aam Sapulette dan Andi Arif bertugas utk "mengamankan" aktivis2, mahasiswa, LSM dsj. Ada juga tim yang khusus menggarap KPU dan KPUD diseluruh Indonesia. Mulai dari sistem informasi KPU sampai dengan pimpinan KPU/KPUD. Semuanya. Maka tidak heran kenapa bisa IT KPU pusat "tidak bisa penuhi janjinya" untuk sajikan data hasil pemilu dengan cepat meski IT nya ratusan M. Untuk pengamaan supply suara dari daerah ke KPU pusat, tim yang menggarap adalah tim rajawali/echo. Joko Suyanto & Syamsul Maarif komandannya.

Mayjen Syamsul Maarif ( sekarang Ka BNPB) sebagai mantan gub Akmil punya akses ke seluruh komandan kodim di Indonesia. Orang2nya disuruh "jaga". Para dandim dan mantan dandim diminta untuk "amankan" suara PD saat pemilu. Juga "mendekati" KPUD. Jika ada yang merugikan PD, sikat. Dan jika memungkinkan, para dandim dan ex dandim itu juga "menukar" komposisi suara hasil pemilu dengan komposisi yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Penggarapan suara di KPUD2 ini diakui langsung oleh jend Syamsul Maarif kepada saya pada suatu kesempatan dulu. Dia menambahkan, Djoko Suyanto tidak bisa lakukan penggarapan ini karena Joko itu TNI AU. Beda dengan Syamsul yang TNI AD, pernah jabat aster TNI AD & Gub Akmil. Oleh sebab itu, tugas dan tanggungjawab "teritorial" diserahkan pada jend syamsul maarif. Dia lebih punya akses ke kodam, korem dan kodim

Tim sekoci yang juga timses SBY berfungsi untuk dekati ormas2 : petani, nelayan, ulama, guru2 dst. Tim Romeo bertugas untuk komunikasi ke rakyat. Namun, yang paling vital adalah Tim Delta yang dipimpin Jend Abikusno mantan asisten logistik TNI AD. Tim ini bertugas memberikan uang dan semua logistik yang dibutuhkan oleh seluruh pendukung SBY di seluruh indonesia. Saya mendengar adanya uang tunai puluhan sd ratusan milyar uang tunai diterbangkan baik via pesawat komersil atau pun hercules ke daerah2 tertentu untuk support kemenangan PD/ SBY.

Saya tau persis adalah distribusi uang 50 milyar ke sulsel. Dibagi2 disebuah hotel. Dan uang 500 milyar untuk wilayah se jawa barat. Pokoknya, uang bukan masalah bagi timses SBY. Bahkan teman saya yang hanya lingkaran III saja dapat 500 juta dari timses SBY hehehe. Yang lucu ketika Andi Arif dan Aam Sapulette minta tambahan uang ke Hatta Rajasa (ketua timses), tapi hanya dikasih 1 M. Mereka marah2 hehe

Selanjutnya, tim romeo bantu tim Foxtrot untuk berkordinasi dengan lembaga2 survey. Semua lembaga survey yang berhasil "didekati" harus 1 suara. Satu suara khususnya di quick count : PD dinyatakan menang dan dapat suara 19-24 %. ini sangat penting untuk mengamankan hasil perolehan suara demokrat nantinya ketika hasil resmi dari KPU keluar/diumumkan. Jadi seolah2 ada legitimasi bahwa suara yang diperoleh PD itu "benar".

Media2 massa juga didekati habis2an untuk juga bersuara kompak. jawa pos grup adalah tulang punggungnya menyiarkan "kemenangan" Demokrat. Sehingga ketika hasil resmi KPU diumumkan, rakyat dan kelompok2 yang tak puas sudah tidak punya "kekuatan" lagi untuk protes. Opini sudah dibentuk. Permainan dan rekayasa inilah yag dulu sempat mau dibongkar ketua KPK Antasari Azhar dengan pendekatan korupsi pengadaan alat IT KPU. Juga mau dibongkar pansus DPR melalui Andi Nurpati yang dituding sebagai mafia KPU. Tapi semua gagal. AA ditangkap dan Andi N dilindungi.

Intinya adalah : pemenangan pemilu PD dan pilpres SBY dilakukan secara sistematis, komprehensif, integrated dan canggih. 9 tim utama. Yang punya tugas dan tanggung jawab masing2 yang jelas dan memiliki satu tujuan : PD dan SBY harus menang. Tentu saja, politik pencitraan. Politik pencitraan terhadap figur SBY menjadi kunci kemenangan SBY dan PD. Meski akhirnya sebagian besar rakyat tersadar bahwa selama ini Rakyat Indonesia terkecoh, tertipu dan terperdaya oleh pencitraan palsu dan semu itu. 70% lebih citra yang ditampilkan adalah dusta belaka. Sekarang ini, survey menunjukan 83% rakyat indonesia tidak puas dengan SBY dan regimnya yang busuk, munafik, korup dan lemah.

Cukup sampai disini saja kultwit singkatnya sebagai pencerahan bagi yang belum mengetahuinya...Sekian dan terima kasih.